Oude Indonesie

Oude Indonesie
Nederland oost-indiƫ hier komen we!

Zoeklicht

Zoeklicht
We zullen de kolonie te verdedigen!

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?
Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Senin, 03 Agustus 2015

KLM - KNILM Luchtpost Papier

Penyegaran dari topik militer, saatnya kita mengecek koleksi ini shall we hehehe

Ini dia!
Kalau anda penasaran, koleksi kali ini adalah media untuk kebutuhan pos luar negeri. Seperti yang anda lihat pada judul, 25 lembar kertas pos udara dan 25 amplop pos udara. Selain itu pula, kover produk pos ini dilambangkan dengan sebuah pesawat penumpang lengkap dengan pegunungan. Untuk pesawat disini adalah pesawat yang bisa menjadi lambang KLM era 1920an hingga 1930an. Fokker F. VII atau lebih dikenal sebagai Fokker Trimotor.
Sumber

Sedangkan gambar pegunungan melambangkan kondisi alam Hindia Belanda. Maka kombinasi dari kedua gambar ini adalah Maskapai Penerbangan di Hindia Belanda yaitu KLM ataupun KNILM.   

Produk ini dibuat oleh maskapai penerbangan KLM dan cabang Hindia Belandanya yaitu KNILM. Kita bisa melihat deskripsi Luchtrecht atau Hukum Udara yang mencantumkan segala biaya kebutuhan pos dan wesel disertai berat surat. Terdapat pula 2 macam pilihan pos. Apakah anda mau ke Eropa? Maka pilihlah KLM yang menyediakan kiriman langsung ke Athena atau Amsterdam. Apakah anda mau ke Asia? KNILM jawabannya, dengan pengiriman ke Singapura. Untuk ke Eropa, KLM sendiri sudah dianggap sangat berpengalaman dalam hal ini. Untuk percobaan kali pertamanya pada tahun 1924 pesawat Fokker F.II berhasil mencatatkan waktu 22 hari pulang pergi dari Schiphol (Amsterdam) - Cililitan (Batavia). Pada medio bulan Juni 1927, debut pesawat Trimotor terlaksana dengan memakan waktu 16 hari. Sedangkan percobaan terakhir pada November 1927, pesawat yang sama mencatatkan waktu 22 hari pulang pergi. 

Kembali ke produk ini lagi, untuk lembar ketiga kita bisa melihat "sisa-sisa peradaban" dari ke-25 amplop dan kertas. Sisanya adalah selembar kertas dan tulisan "1 amplop dan 1 lembar kertas dengan berat kurang dari 5 gram" dan "1 amplop dan 3 lembar kertas dengan berat kurang dari 10 gram". Mungkin dulunya ke-25 amplop dan kertas tersebut terbagi menjadi beberapa bagian terpisah dan bisa dicopot. Akhirnya yang tersisa disini adalah seperti pada gambar, tergabung dengan kertas utama. Sayangnya saya kurang tahu bagian dari berat mana kertas tersisa ini berasal. Namun paling tidak, kita bisa mengetahui bagaimana bentuk dan dimensi kertas surat pos udara pada masa itu.
Bagian belakang ... tidak ada yang spesial .... kecuali watermark XDD

Yang menjadi pertanyaan sekarang, kapan produk ini dibuat?
Fokker Trimotor untuk kebutuhan pos udara KLM dari sebuah kotak rokok.
Sumber
Menurut situs ini, pesawat bernama de Zwaluw menjadi pesawat Trimotor pertama yang mengantar pos udara secara berkala pada 9 Desember 1929. Sedangkan KNILM mulai menjalin hubungan dengan Singapura pada tahun 1930. Maka dapat diambil jawaban produk pos ini dibuat mulai tahun 1930. Bagaimana dengan pertanyaan, "sampai tahun kapan?"? Jawaban mungkin bisa diambil dari sejarah pesawat Trimotor. Pesawat ini berhenti diproduksi pada tahun 1932, maka tahun tersebut bisa dibilang tahun terakhir pula produk ini dibuat. Mengapa saya mengambil kesimpulan ini? Karena bagi maskapai penerbangan, kemajuan teknologi aviasi termasuk nilai iklan yang tinggi bagi mereka. Maka pesawat terbaru wajib hukumnya dicantumkan di semua produk yang mereka hasilkan. Imagine a famous flight company like KLM and they put a vintage DC-10 for their newest advertisement in 2015. This won't sell at all ... 


Usia: 1930 - 1932

Sabtu, 01 Agustus 2015

Recent New Collections

Berikut adalah koleksi-koleksi terbaru saya. Dalam hal ini numismatik maupun filateli.
Update 3 Agustus 2015 - Satu set perangko Hindia Belanda:
Tipe Vurtheim keluaran kedua 5 cent tahun 1922 - cap stempel tahun 1934,
Ratu Wilhelmina Tipe Seegers 25 sen tahun 1915 - cap stempel tidak diketahui,
Ratu Wilhelmina Tipe Kreisler 10 sen tahun 1937 - cap stempel tahun 1940,
Tipe Vurtheim keluaran pertama 1/2 cent tahun 1902 - cap stempel tidak terlihat, dan
Ratu Wilhelmina Tipe Seegers 32 1/2 cent tahun 1922 - cap stempel tidak diketahui, kemungkinan ini semua dijual pada tahun 1980-90an;

Medal Bar yang terdiri dari 2 medali Satya Lencana Perang Kemerdekaan;

medali Onderscheidingsteken voor Langdurige, Eerlijke en Trouwe Dienst model M1825 - klik disini untuk penjelasan medali ini;

koin 1/2 stuiver dari tahun 1826;

dan sisa dari medali Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia Jika ada yang tertarik, saya rela melepas sisa medali ini dengan 50 ribu saja hehehe malah ngiklan


Koleksi medali lainnya: 
Koleksi perangko lainnya: 
Usia: 1825 - 1990an