Oude Indonesie

Oude Indonesie
Nederland oost-indiƫ hier komen we!

Zoeklicht

Zoeklicht
We zullen de kolonie te verdedigen!

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?
Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Minggu, 18 September 2016

Helm Kevlar TNI - Hanter Wilopo

Akhirnya setelah saya absen dari blog ini lebih dari sebulan, saya bisa kembali mem-posting beberapa koleksi saya disini. :D
Berikut adalah koleksi helm saya yang dibilang tidak biasa. Tidak biasa karena banyaknya coretan yang ada pada helm ini.

Helm yang jujur saja saya masih belum bisa mengidentifikasinya, helm mempunyai bentuk seperti halnya helm model kevlar lainnya seperti P.A.S.G.T. Amerika, Schuberth Jerman, atau Spectra Prancis. Hanya saja terdapat perbedaan pada jumlah dan lokasi rivet serta liner helm. Bukan tidak mungkin, helm ini buatan lokal.

Meskipun kondisi helm sudah tidak sempurna lagi yaitu dari lepasnya rim dan tidak lengkapnya lagi chinstrap, namun secara keseluruhan helm dengan ukuran L (large - besar) ini masih nyaman untuk dikenakan.

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, helm ini mempunyai nilai plus yaitu pada banyaknya coretan yang ada.
Tulisan "WLP" yang kemungkinan besar adalah inisial "Wilopo", pemilik lama helm

Bekas stiker yang kemungkinan adalah label helm

Tulisan "NANGG => GRANAT" yang kemungkinan berarti "Nanggroe Aceh Darussalam" dan granat

"HANTER" kemungkinan dari kata hunter atau pemburu

Tulisan yang kemungkinan adalah "AGUS WILOPO" yang kemungkinan nama pemilik helm

"MAWAS" yang kemungkinan ditulis sebagai pengingat dalam bertugas

Tulisan "WILOPO" dalam ukuran besar.
Pengingat kepada setiap orang agar tidak salah mengambil helm ini

Melihat semua coretan ini kemungkinan besar sang pemilik yaitu Wilopo dulunya sangat personal dan menyanyangi helm ini. Selain itu pula si Wilopo sendiri juga menggunakan helm ini sebagai sarana pengingat dan pengenang terhadap masa tugasnya. Kemungkinan besar saat operasi militer di Aceh pada tahun 2003 - 2004 dimana Wilopo sempat berhadapan dengan granat. Entah helm ini menyelamatkan dia atau mungkin dia juru granat.
Untuk helm sendiri, dibandingkan dengan helm lainnya yang digunakan TNI yaitu helm Singapura M C-1, helm kevlar misterius ini jauh lebih nyaman dan ketebalan kevlarnya lebih tebal.


Perbandingan ukuran helm dimana helm misterius ini berukuran L sedangkan helm M C-1 berukuran M (medium)

Berikut beberapa contoh foto helm dipakai di lapangan.
Helm dipakai saat operasi militer di Aceh.
Sumber
Helm dipakai oleh kontingen pasukan PBB dari Indonesia yaitu Pasukan Garuda.
Sumber

Jadi seperti inilah sebuah sejarah unik dari sebuah helm. Jika saja tiap helm militer di dunia seperti ini, maka kita tidak akan kesulitan untuk menggali sejarahnya. hehehe


Usia: ?

Selasa, 02 Agustus 2016

Hiatus & Twee KNIL Javansche Officieren

Mungkin anda bertanya - tanya, kenapa saya tidak meng - upload post sesuai jadwal yaitu pada tanggal 27 Juli dan 1 Agustus kemarin? Ini dikarenakan saya harus menemani ibu saya paska meninggalnya bapak saya pada tanggal 24 Juli. Jadi saya harus menemani ibu saya hingga bulan September. So ... ini post (cadangan) saya yang seharusnya saya terbitkan pada besok tanggal 3 Agustus, saya tampilkan untuk hari ini.

Setelah 2 orang prajurit KNIL yaitu sang juru sinyal dan Marwoto, akhirnya saya mendapatkan foto studio perwira KNIL yang memakai seragam Garoet. :D
Seperti halnya foto pada masanya, foto disini terlihat terlindungi dengan kover kertasnya. Untuk kasus foto ini, kertas tebal seperti kertas karton. Selain itu pula, pada kover terdapat hiasan timbul yang membuat foto semakin apik.

Saat kita membuka kover, kita bisa melihat kertas transparan pelindung foto. Serupa dengan foto yang link-nya saya berikan di atas.

Setelah kita buka kertas pelindungnya, kita bisa melihat foto asli secara langsung. 2 orang perwira KNIL yang kemungkinan berkebangsaan Jawa. Perwira sebelah kiri berpangkat kapitein, sedangkan yang kanan berpangkat eerste luitenant. Keduanya memakai seragam Garoet awal entah model A atau B. Selain itu pula, mereka juga memakai sabuk Sam Brown pada bahu yang merupakan ciri khas perlengkapan seragam lapangan perwira KNIL. Pada kain bahu, kita bisa melihat sekilas cabang angkatan mereka. Ada kemungkinan mereka berdua dari infanteri. Sayang foto kedua orang ini, meskipun dihiasi dengan cantik, sudah tidak sempurna lagi. Mungkin pemilik dulunya tidak sempurna menyimpannya.

Pada kover bagian belakang, tidak ada yang spesial.

Setiap kali melihat foto ini, saya berandai - andai. Jika foto ini memang bertempat di Solo, bukan tidak mungkin kedua perwira di atas adalah perwira Legiun Mangkunegara. Tetapi dengan tanpa adanya deskripsi pada foto, identitas kedua orang di atas tetaplah misteri ...


Usia: 1912 - 1938.