Oude Indonesie

Oude Indonesie
Nederland oost-indië hier komen we!

Zoeklicht

Zoeklicht
We zullen de kolonie te verdedigen!

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?
Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Senin, 21 Desember 2015

Star Wars

Fiuh... setelah menonton film Star Wars VII : The Force Awakens dan terlambat 3 hari dari premiere 
Sumber

Menyimpan tiket bioskop ... apa yang saya lakukan mirip dengan orang ini hehehe

saya berinisiatif memperlihatkan beberapa koleksi Star Wars saya.
Sejak kecil jujur saja, saya tidak terlalu mengerti tentang Star Wars saya baru mulai mengenalnya pada tahun 1999 dari mulai tayangnya prequel Star Wars I: The Phantom Menace. Namun karena namanya juga anak-anak pada saat itu saya berumur 11-12 tahun saya sempat membeli mainan stormtrooper seperti dibawah ini
CROWD CONTROL STORMTROOPER

Mainan yang tergolong mahal pada tahun 1996-97, dengan harga 50 ribu rupiah. Tapi tetap saja mainan tersebut tergolong keren. Sangat disayangkan, mainan tersebut hilang pada saat saya pindah rumah pada tahun 2004 dan saya masih menyesalinya hingga detik ini.
Selain mainan itu, saya juga sempat melihat mainan Star Wars lainnya yang tergolong murah dan gampang didapat ... kalau ini bisa disebut mainan. Lebih tepatnya adalah kartu koleksi, bonus dari makanan ringan chiki, jet Z, chitato dan cheetos. Meskipun koleksi original saya sudah lama hilang, namun beberapa bulan yang lalu saya sempat mendapatkannya kartu serupa dan masih lengkap dalam bungkus plastiknya.
Kartu ini pada intinya terbagi 2 macam. Pertama adalah kartu yang seperti kartu biasa. Muka depan terdapat gambar adegan dan muka belakang yaitu nama produk makanan ringan diatas. Uniknya juga terdapat tulisan "Perang Bintang" atau terjemahan Indonesia Star Wars.
Kartu Nomor 036
Luke Skywalker dengan Tauntaun di planet Hoth.
Adegan Star Wars V: The Empire Strikes Back

Kartu nomor 006
Luke Skywalker dengan pamannya yaitu Owen Lars saat bernegosiasi dengan Jawa untuk membeli C-3PO dan R2D2
Adegan Star Wars IV: A New Hope

Kartu Nomor 016
Leia Organa dengan ayahnya yaitu Darth Vader
Adegan Star Wars IV: A New Hope
Saya selalu memanggil Darth Vader, "Mbah" / Kakek Vader berhubung dia a long time ago hehehehe

Untuk kartu kedua, seperti klise untuk proyektor. Jika anda sinari bagian gambar dengan senter, maka bayangannya akan muncul pada dinding. Saya masih ingat, saya bermain-main dengan kartu Tie Fighter
Kartu Nomor 018.
Chewbacca, Han Solo, Luke Skywalker dan Obi Wan Kenobi di Millenium Falcon.
Adegan Star Wars IV: A New Hope

Kartu nomor 035.
Luke Skywalker bersama Tauntaun di planet Hoth.
Adegan Star Wars V: The Empire Strikes Back


Kartu Nomor 022.
Pasukan Stormtrooper.
Adegan kemungkinan pada Star Wars IV: A New Hope

Selain koleksi tersebut, koleksi saya awalnya tidak pernah diduga bertambah saat saya pergi ke Singapura, dalam rangka pengobatan pada Februari 2006. Saat diajak ke Singapore Science Centre, pada saat itu terdapat pameran Star Wars. Maka saya tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut dan langsung memesan tiket masuk The Art of Star Wars.
Pameran berlangsung dari November 2005 hingga 2006. Februari 2006 sudah terdapat 18.000-an pengunjung. Itu berarti tiap bulannya pameran dikunjungi rata-rata sekitar 4.500 orang!

Saya mendapatkan tiket dengan nomor 18.222 dan berhubung saya masih dalam area dibawah angka 20.000, maka saya mendapatkan bonus koin gratis Star Wars!
Koin yang dibuat dari nikel ini bergambar muka "Mbah" Vader dan dibagian belakang bergambar kanji Cina tahun anjing 2006. Koin yang dibuat sebanyak 20.000 buah ini dicetak oleh The Singapore Mint.



Selain koin tersebut, saya masih menyimpan brosur dari pameran tersebut.



Pada bagian lipatan dalam terdapat poster kecil Obi Wan Kenobi dengan Anakin Skywalker

Akhirnya setelah menonton pameran tersebut, haram hukumnya untuk tidak membeli memorabilia Star Wars. Awalnya saya tertarik dengan permainan monopoli Star Wars. Saat saya tanya berapa harganya ... 100 dolar Singapura atau saat itu sekitar 600 ribu rupiah! Karena terlalu mahal, pada akhirnya saya lebih memilih membeli pin The Rebellion Era Icon.
Pin yang terbuat dari timah pewter ini melambangkan Galactic Empire, pihak antagonis dari Star Wars edisi original. Meskipun hanya berharga sepersepuluh dari monopoli tadi, namun saya senang sekali membeli pin tersebut. Dan saya selalu memakai pin ini hingga bagian belakang pin tersebut hilang pada tahun-tahun terakhir dekade 2000-an. 

Selain barang-barang diatas, saya juga sempat mempunyai action figure tokoh-tokoh Star Wars. Namun sayang, semuanya hilang karena pindah rumah. Pindah rumah memang bisa menjadi mimpi buruk bagi para kolektor....


Usia: 1996 - 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar