Oude Indonesie

Oude Indonesie
Nederland oost-indiƫ hier komen we!

Zoeklicht

Zoeklicht
We zullen de kolonie te verdedigen!

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?
Which side are you? Voor het koninklijke or demi Republik?

Kamis, 10 September 2015

Trilogi PKI Part III

Sudah lama sejak terakhir kali saya membuat thread macam ini. Saatnya kita memasuki bagian ketiga. (Klik tulisan biru untuk mengecek bagian sebelumnya => part II
Untuk koleksi pertama sebenarnya hanya repro dari sebuah foto. I hate repro but for a reference i don't mind lol Namun yang membuat foto ini spesial adalah foto seorang veteran gerilyawati. Dari medal bar yang dia pakai disini salah satunya adalah Satya Lencana Penegak. Veteran gerilyawati disini adalah salah satu contoh dari para veteran yang ikut serta dalam memberantas PKI.

Koleksi kedua serupa dengan koleksi pertama yaitu adanya pemakaian Satya Lencana Penegak pada seorang veteran. Hanya saja yang membuat koleksi ini unik adalah selain koleksi berupa kartu izin pemakaian tanda jasa, sang pemilik surat ini adalah seorang veteran Tentara Pelajar. Tepatnya dulu dia adalah anak buah Mayor Achmadi, Komandan Tentara Pelajar di Surakarta pada masa Revolusi Kemerdekaan. 
Sumber foto

Selain itu pula sang veteran Tentara Pelajar juga sempat ikut serta dalam melawan pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948. Ini tercermin pada medali Satya Lencana GOM I yang dia terima juga disini.

Menyinggung tentang pemberontakan tahun 1948, koleksi ketiga berbicara tentang peristiwa itu pula. Selain itu, koleksi ini saya kira yang paling unik dan tiada duanya. Karena ini sebuah gambar karikatur. Ya karikatur yang dibuat oleh seorang pelajar sesaat pasca affair Madiun tersebut. Karikatur disini menggambarkan seorang tokoh terkenal PKI pada masa itu. Apakah anda bisa menebak siapakah orang ini?

Jika belum bisa menebak, orang yang dia gambar adalah tokoh dibawah ini
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jawabannya masih dibawah, tetap gerakkan mouse anda
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Sumber foto

Ya, karikatur Amir Sjarifuddin dan lengkap dengan pipanya. lol
Kita juga bisa melihat satu orang lengkap dengan pin palu arit lari dengan membawa koper. Ada kemungkinan sang penggambar maksudkan disini adalah pasukan dan simpatisan PKI tunggang langgang ke dalam hutan pasca dikalahkan oleh TNI. Melihat dari gambar sang pelajar disini, kita bisa menerka adanya rasa ketidakpastian pada masa itu. Tulisan "AMAN?" di bawah gambar adalah indikatornya. Saat itu sang penggambar bertanya-tanya, apakah situasi akan aman setelah PKI diusir ke hutan-hutan? Namun yang pasti, gambaran dia tentang Amir Sjarifuddin yang menangis dan berteriak "ADUH!" disini menandakan bahwa pimpinan-pimpinan PKI sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Hasil imajinasi dia disini diterima positif oleh gurunya, alhasil nilai 8 diberikan disini.


Usia: dibuat 1948 - 1980an.

Kamis, 03 September 2015

Catalogus van de Firma van Vriesland

Bagi anda yang pernah membaca thread Steunfonds Holland, anda pasti tidak asing dengan nama Firma van Vriesland bukan? Karena firma tersebut adalah tempat dimana penggalangan dana untuk negeri Belanda diadakan. Awalnya seperti yang saya update pada thread tersebut, Firma van Vriesland semacam toko kelontong. Namun akhirnya saya mendapatkan semacam jawaban, seperti apakah firma tersebut. Karena saya mendapatkan katalognya!

Meskipun katalog ini tidak sejaman dengan pengumuman Steunfonds Holland yaitu lebih tua 1 dekade, namun dengan melihat isi katalog ini kita bisa mengetahui seperti apa firma tersebut.
Katalog ini dibagi menjadi beberapa afdeeling atau bagian, dan seperti katalog pada umumnya, berbagai macam afdeeling lengkap dijabarkan disini. Afdeeling-afdeeling tersebut antara lain:
  • Juweliers Afdeeling (Bagian Perhiasan)
  • Afdeeling Modes (Bagian Mode)
  • Afdeeling Kinderkleeding (Bagian Pakaian Anak)
  • Afdeeling Huishoudelijke-Artikelen (Bagian Perlengkapan Rumah Tangga)
  • Afdeeling Geschenken (Bagian Hadiah)
  • Afdeeling Luxe-Artikelen (Bagian Barang Mewah)
  • Afdeeling Lederwerken (Bagian Peralatan Kulit)
  • Afdeeling Parfumerieen (Bagian Parfum), dan
  • Afdeeling Vulpenhouders (Bagian Pena)













Seperti yang anda saksikan sendiri, berbagai macam barang ditawarkan di katalog ini. Lengkap dengan harga dan merek masing-masing. Seperti Gero, Borsalino, Ahoco, Keds, Gillette, Houbigant, Coty, Myrurgia, Boldoot, Yardley, Conway Stewart, Waterman, Parker, Wahl, Sheaffer, Election, Cyma, Longines, Wyler, Studio, dan JunghansApakah mungkin kata "sepatu kets" berasal dari merek keds, dan "silet" dari gillette di atas? 
Meskipun kondisi katalog ini laat te wensen over atau left a lot to be desired dan saya tidak akan membeli katalog ini jika bukan karena nama Firma van Vriesland lol, namun paling tidak kita bisa mengetahui sedikit demi sedikit tentang firma ini. Dan dilihat dari konten atau isi katalog ini, kita bisa mengetahui bahwa toko ini bukanlah toko kecil. Ada kemungkinan pula bahwa toko Firma van Vriesland adalah yang terbesar di kota Solo pada saat itu. Wajar saja Steunfonds Holland dilaksanakan disitu.
Update 17 September 2015:
Agar memudahkan anda membayangkan seperti apa toko di jaman kolonial, mari kita cek toko Njonja Auw Tjhing Ho di kota yang sama dibawah ini

Bangunan yang sangat megah bukan? Toko yang dibangun sejak tahun 1925 dan berada di daerah Coyudan ini dilengkapi dengan hiasan elang pada atap toko. Mungkin saja toko ini adalah salah satu rival Firma van Vriesland pada saat itu. 


Usia: Tidak bertanggal namun terdapat tanggal standar harga perak per-1 Juni 1928. Kemungkinan besar katalog ini dibuat pada medio pertengahan atau akhir tahun 1928.